Digital Realty Bersama Naikkan Raymond Yan Jadi President Director, Bidik Lonjakan Kebutuhan AI dan Interkoneksi di Indonesia

Digital Realty Bersama, penyedia solusi carrier-neutral data center, AI-ready colocation, dan interkoneksi, mengumumkan penunjukan Raymond Yan sebagai President Director. Dalam peran barunya, Raymond akan memimpin strategi, rencana bisnis, dan pertumbuhan perusahaan di Indonesia, dengan misi memperkuat posisi negara ini sebagai pusat konektivitas yang vital sekaligus memperluas kehadiran data center global menjadi pusat kolaborasi data terdepan.
Digital Realty Bersama merupakan joint venture yang memadukan keahlian global Digital Realty dengan pemahaman pasar lokal serta kapabilitas interkoneksi dari Bersama Digital Infrastructure Asia (BDIA). BDIA sendiri adalah platform infrastruktur digital yang berkantor pusat di Singapura dan didukung oleh Provident Capital Partners, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, serta konsorsium yang dipimpin oleh Macquarie Asset Management.
Raymond membawa lebih dari 20 tahun pengalaman di sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital ke Digital Realty Bersama. Sebelumnya, ia menjabat sebagai President Director di PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk, tempat ia mengawasi strategi, manajemen bisnis, integrasi, dan transformasi. Sepanjang kariernya, Raymond tercatat berhasil mengelola portofolio belanja modal (capital expenditure) skala besar dan memimpin ekspansi jaringan terintegrasi di seluruh Indonesia.
"Kami sangat senang menyambut Raymond untuk memimpin bisnis kami yang sedang berkembang di Indonesia. Keberhasilannya dalam meningkatkan skala bisnis dan profitabilitas menunjukkan kepemimpinan yang kuat serta kemampuan yang terbukti dalam memberikan pertumbuhan yang terukur," kata Managing Director and Head of Digital Realty Asia Pacific sekaligus President Commissioner Digital Realty Bersama, Serene Nah, Jumat (1/10/2026).
Dia mengharapkan Raymond dapat memajukan infrastruktur digital Indonesia secara berkelanjutan, membawa nilai dari PlatformDIGITAL, platform data center global, ke Indonesia, sambil memegang teguh komitmen pada operasional data center yang bertanggung jawab.
Sementara itu, Founding Partner Provident Group yang juga Vice President Commissioner Digital Realty Bersama menegaskan bahwa Raymond akan memimpin arah strategis dan operasional perusahaan untuk memastikan keunggulan layanan yang konsisten bagi pelanggan. Menurutnya, fokus pada optimalisasi infrastruktur high-density serta perluasan ekosistem interkoneksi akan membantu perusahaan menjawab lonjakan kebutuhan AI dan high-performance computing di berbagai industri.
"Kami menantikan dampak yang akan diberikan dalam memajukan infrastruktur digital Indonesia dan memperkuat kehadiran kami di kawasan ini," ujarnya.
Raymond Yan sendiri mengungkapkan bahwa industri data center saat ini berada dalam fase pertumbuhan yang sangat dinamis. Dengan pengalaman di sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital, ia mengaku siap bekerja sama dengan seluruh tim, regulator, pelanggan, dan mitra untuk memastikan infrastruktur tetap tangguh dan adaptif.
"Data center adalah tulang punggung ekonomi digital saat ini. Saya antusias untuk bergabung serta memperkuat arah strategis Digital Realty Bersama," ujar Raymond, menegaskan komitmennya untuk memajukan posisi Indonesia sebagai pusat konektivitas yang vital di kawasan.
More from the newsroom
ANTARA News Oct 9, 2026 · 09:28
Dradjad Wibowo: Indonesia Harus Jadi Pemain Utama AI, Bukan Sekadar Pengikut
CNN Indonesia Oct 9, 2026 · 08:57
Wamenko Dradjad Wibowo Ditugasi Pecahkan Teka-teki Air untuk Data Center AI: 'Nanti Saya Bicara Setelah Mulai Mengerjakan'
ANTARA News Oct 9, 2026 · 08:56
PLN Pasok Listrik Terbesar untuk Data Center: 511 MVA untuk Proyek DayOne di Batam
CNBC Indonesia Oct 9, 2026 · 08:56