Back to newsroom

AIService

Telkomsel Andalkan National IoT Platform dengan 3 Juta Perangkat untuk Dorong Efisiensi Sektor Strategis Berbasis AI

CNBC Indonesia

Oct 28, 2026 · 07:01 · 2 min read

Telkomsel Andalkan National IoT Platform dengan 3 Juta Perangkat untuk Dorong Efisiensi Sektor Strategis Berbasis AI

Di tengah persaingan global atas kedaulatan teknologi, Telkomsel menghadirkan satu pilar penting dalam pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup: National IoT Platform. Platform ini menjadi sorotan karena mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dengan analitik berbasis kecerdasan artifisial (AI), ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor.

Peluncuran tersebut dilakukan pada rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung 26-28 Oktober 2026 di Jakarta. Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa mengungkapkan pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup yang mencakup empat kapabilitas, yakni AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera.

Menurut Sigit, keempat kapabilitas itu dirancang untuk memperkuat kemandirian ekosistem teknologi digital nasional, mulai dari penguatan infrastruktur, pengembangan AI lintas sektor, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM. "Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia," ujarnya.

National IoT Platform dari Telkomsel menjadi kapabilitas yang dinilai strategis karena berbasis pada skala implementasi yang sudah nyata. Dengan sekitar tiga juta perangkat IoT yang telah diterapkan di Indonesia, platform ini dapat dimanfaatkan untuk pemantauan, keamanan, dan peningkatan produktivitas di berbagai sektor, dengan dukungan analitik AI yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan presisi.

Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar bersama Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji memaparkan keempat kapabilitas tersebut pada sesi kunjungan ke booth TelkomGroup. Mereka menekankan bahwa empat kapabilitas ini membentuk satu ekosistem teknologi digital nasional yang terintegrasi, di mana data, komputasi, dan aplikasi saling terhubung untuk melayani kebutuhan sektor strategis.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menambahkan bahwa penguatan kapabilitas tersebut merupakan bagian dari peran TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing dan mandiri secara teknologi. "Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis," katanya.

Nanang juga menegaskan pentingnya membangun ekosistem terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi penggerak transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional. Ia menyebut pengalaman Telkom dalam membangun platform perdagangan digital menjadi modal penting untuk mendukung operasional PaDiSera, marketplace nasional yang memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM memasok kebutuhan BUMN sejak diluncurkan pada 2020.

Forum DTIIF 2026 yang mengusung tema "Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth" mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator. Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus mempertegas arah pengembangan AI, IoT, dan platform digital yang berdaulat.

More from the newsroom

CNN Indonesia Oct 28, 2026 · 14:35

Ancaman 'Potong Internet RI': Meutya Hafid Balikkan Narasi, Tekan Jalur Kabel Laut yang Melintasi Perairan Indonesia

CNN Indonesia Oct 28, 2026 · 14:35

Di Balik Layar BTS: XLSMART Andalkan AI untuk Menebas Energi hingga 40 Persen di Tengah Gelombang Trafik Data

CNBC Indonesia Oct 28, 2026 · 07:01

Dari Sewa Lahan ke Manufaktur Chip: Danantara Mau Rebut Nilai Tambah Industri Data Center dengan Proyek 1 GW

CNN Indonesia Oct 28, 2026 · 07:00

XLSMART Genjot Capex Rp20 Triliun, Taruh AI di Balik Layar Jaringan demi Pangkas Energi 40 Persen