Back to newsroom

CloudVirtualization

Arupa dan Civo Luncurkan Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes di Jakarta, Data Tetap di Yurisdiksi Indonesia

ANTARA News

Nov 5, 2026 · 12:11 · 2 min read

Arupa dan Civo Luncurkan Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes di Jakarta, Data Tetap di Yurisdiksi Indonesia

Jakarta — Arupa Cloud Nusantara bersama Civo resmi meluncurkan Civo Indonesia Region, sebuah platform sovereign public cloud yang dirancang untuk mendukung Kubernetes, virtual machines, dan pengembangan aplikasi modern guna memperkuat ekonomi digital Indonesia.

Peluncuran ini digelar di Jakarta, Senin (26/10/2026), dan menandai hadirnya alternatif infrastruktur cloud berstandar internasional yang sepenuhnya dioperasikan di dalam negeri.

"Indonesia memiliki peluang besar dalam adopsi teknologi cloud-native, seiring meningkatnya kebutuhan bisnis akan infrastruktur yang lebih mudah dikelola, memiliki transparansi biaya, dan dirancang untuk mendukung aplikasi modern," kata Chief Commercial Officer Civo Simon Hansford.

Data di Yurisdiksi Indonesia

Melalui kemitraan dengan Arupa, Civo menghadirkan platform cloud-nya yang mengutamakan arsitektur Kubernetes-first secara langsung bagi perusahaan di Indonesia. Infrastruktur ini didukung ahli lokal dan model operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar domestik.

Poin kunci dari peluncuran ini adalah jaminan bahwa data pelanggan tetap berada di bawah yurisdiksi Indonesia. Infrastruktur sepenuhnya dioperasikan oleh Arupa di dalam negeri, menghadirkan kapabilitas cloud-native dengan dukungan teknis lokal.

Hansford merinci bahwa melalui deployment lokal di Jakarta, pelanggan dapat mengakses managed Kubernetes, virtual machines, managed PostgreSQL databases, load balancers, dan block storage untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi dan workload.

Dukungan Tooling dan Developer Ecosystem

Chief Technology Officer Civo Dinesh Majrekar menambahkan bahwa platform ini mendukung berbagai alat pengelolaan infrastruktur, termasuk Kubernetes-native tooling, Terraform, CLI, REST API, dan web dashboard.

"Kubernetes memberikan fleksibilitas bagi tim developer untuk membangun, melakukan deployment, dan melakukan scaling aplikasi berbasis open standards tanpa menambah kompleksitas infrastruktur yang tidak diperlukan," ujar Majrekar.

Ia menjelaskan bahwa dengan menggabungkan managed Kubernetes, integrated tooling, dan dukungan untuk workload cloud-native modern, Civo bertujuan membantu tim mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengelola infrastruktur dan lebih berfokus pada pengembangan serta peningkatan kualitas aplikasi.

Ekspansi Arupa di Pasar Cloud Nusantara

CEO Arupa Cloud Nusantara Reza Kertadjaja menyatakan bahwa peluncuran Civo Indonesia Region merupakan langkah penting dalam memperluas pilihan infrastruktur cloud bagi perusahaan di Indonesia.

"Platform Civo mengutamakan Kubernetes dengan kapabilitas konsultasi teknologi dan support teknis lokal dari Arupa," ungkap Reza.

"Kami berkomitmen membantu pelanggan mengambil keputusan teknologi dengan lebih percaya diri dan memanfaatkan cloud secara lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan bisnis."

Peluncuran ini turut memperluas pilihan bagi perusahaan yang ingin memodernisasi aplikasi, menyederhanakan pengelolaan infrastruktur, dan mengembangkan layanan digital — termasuk workload berbasis AI — tanpa kompleksitas operasional yang tidak perlu.


Sumber: ANTARA News, 26 Oktober 2026. Pewarta: Mario Sofia Nasution.

More from the newsroom

KOMPAS Nov 5, 2026 · 12:11

Lahan Sudah Disiapkan, Kajian Air Jadi Ujian Proyek Pusat Data AI di Batang

CNBC Indonesia Nov 5, 2026 · 12:11

Dari 100 GW Surya hingga Cloud Nasional: Danantara Jalin Ulang Energi sebagai Tulang Punggung Ambisi Digital Berdaulat

ANTARA News Nov 5, 2026 · 12:11

Empat Agenda Aksi Pasca-Bali Tech Week: Kemkomdigi Ubah Diskusi Jadi Peta Jalan Investasi dan Talenta AI

ANTARA News Nov 5, 2026 · 12:10

Dari 67 Mbps ke 100 Mbps: Menatap 2.000 Desa yang Masih Butuh Jalan Menuju Internet Cepat, dan Peran Spektrum 1,4 GHz