Empat Agenda Aksi Pasca-Bali Tech Week: Kemkomdigi Ubah Diskusi Jadi Peta Jalan Investasi dan Talenta AI

Jakarta — Bali Tech Week (BTW) 2026 yang berlangsung pada 19–23 Oktober di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, resmi menutup rangkaian acaranya dengan satu komitmen konkret: empat agenda aksi prioritas yang akan dieksekusi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam periode berikutnya.
Menutup forum yang diikuti lebih dari 4.000 peserta dari Indonesia dan berbagai negara, Kemkomdigi menetapkan pemetaan infrastruktur digital, percontohan adopsi teknologi, penguatan talenta AI, dan penyelarasan regulasi sebagai empat pilar kerja pasca-BTW.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa ukuran keberhasilan sebuah forum industri bukan pada ramainya diskusi, melainkan pada implementasi setelahnya.
"Forum yang baik tidak hanya diukur dari ramainya diskusi, melainkan dari apa yang akan kita kerjakan setelahnya," kata Nezar dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Jembatani Startup dengan Investor Global
Salah satu capaian terukur BTW 2026 adalah fasilitasi business matchmaking melalui HUB.ID Global Summit dan Indonesia Game Developer Exchange (IGDX). Kedua ajang tersebut mempertemukan ratusan startup, investor, dan korporasi dari puluhan negara.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menilai forum ini menjadi tonggak penting kolaborasi.
"Melalui HUB.ID Global Summit, kolaborasi ini diterjemahkan menjadi pertemuan bisnis yang terarah, membuka akses pendanaan, kemitraan strategis, dan pasar bagi inovasi Indonesia," ujar Edwin.
Program Access to Market Tour oleh Endeavor Indonesia turut memperluas jejaring pengusaha dari Asia Tenggara, Arab Saudi, dan Brasil, membuka jalur ekspansi pasar baru bagi startup lokal.
AI Jadi Sorotan Teknis
Di sektor teknologi, BTW 2026 menjadi panggung peluncuran produk kecerdasan artifisial buatan lokal. GoTo memperkenalkan Large Language Model (LLM) open-source dengan 27 miliar parameter yang dilatih khusus untuk memahami bahasa Indonesia dan beberapa bahasa daerah, termasuk Jawa, Sunda, Bali, dan Batak. Model tersebut dapat diakses secara gratis oleh peneliti, startup, universitas, dan lembaga publik.
Sementara itu, Telkomsel memamerkan sembilan produk dan layanan berbasis AI yang dikembangkan secara lokal, termasuk sistem deteksi penipuan (anti-scam) dan asisten virtual. Produk-produk ini dibuka untuk pengumpulan umpan balik dari pelaku industri dan akademisi selama gelaran BTW.
Kerja Sama Regional Diperkuat
Partisipasi Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo, serta Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, memperkuat komitmen regulasi kawasan. Keduanya terlibat langsung dalam dialog mengenai tata kelola platform digital dan pelindungan anak di ruang siber.
Dialog strategis juga menyoroti ketahanan infrastruktur dan ekosistem aset digital, dengan fokus pada pemerataan pusat data hingga wilayah Indonesia timur, pelindungan konsumen blockchain, serta kesiapan menghadapi tantangan keamanan siber.
Konektivitas sebagai Fondasi Pertumbuhan
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan bahwa konektivitas harus menghasilkan pertumbuhan sekaligus memberikan pelindungan bagi masyarakat dan kepastian bagi dunia usaha.
"Tidak ada pertumbuhan ekonomi yang layak dikejar kalau tidak ada keterjagaan. Pada ujungnya, inovasi harus mampu melindungi masyarakat, dan melindungi perusahaan dengan memberikan kepastian regulasi," kata Meutya.
BTW 2026, yang mengusung tema "Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further", didukung Telkom Indonesia sebagai Founding Partner serta mitra strategis termasuk Telkomsel, GoTo, dan InJourney. Acara menghadirkan 13 agenda teknologi yang mencakup AI, pengembangan startup, gim, keamanan siber, investasi, infrastruktur digital, dan kebijakan ekonomi digital.
Dengan empat agenda aksi yang telah ditetapkan, Kemkomdigi kini memasuki fase eksekusi. Tantangan terbesarnya adalah memastikan bahwa komitmen yang lahir di Bali benar-benar terjemahkan menjadi kebijakan, investasi, dan manfaat nyata bagi 235 juta warga Indonesia yang kini terhubung ke internet.
More from the newsroom
KOMPAS Nov 5, 2026 · 12:11
Lahan Sudah Disiapkan, Kajian Air Jadi Ujian Proyek Pusat Data AI di Batang
CNBC Indonesia Nov 5, 2026 · 12:11
Dari 100 GW Surya hingga Cloud Nasional: Danantara Jalin Ulang Energi sebagai Tulang Punggung Ambisi Digital Berdaulat
ANTARA News Nov 5, 2026 · 12:11
Arupa dan Civo Luncurkan Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes di Jakarta, Data Tetap di Yurisdiksi Indonesia
ANTARA News Nov 5, 2026 · 12:10