Back to newsroom

AICloudData Center

Meutya Hafid Tinjau NeutraDC di Bali Tech Week: TelkomGroup Kerek Kesiapan AI-Ready Data Center Demi Kedaulatan Digital RI

CNBC Indonesia

Oct 26, 2026 · 09:03 · 2 min read

Meutya Hafid Tinjau NeutraDC di Bali Tech Week: TelkomGroup Kerek Kesiapan AI-Ready Data Center Demi Kedaulatan Digital RI

Jakarta — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meninjau area showcase PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam gelaran Bali Tech Week (BTW) 2026 di Bali Beach Convention Center, Kamis (22/10/2026). Pada kunjungan tersebut, Menkomdigi menyoroti peran perusahaan operasional (operating company) NeutraDC sebagai bagian dari ekosistem digital TelkomGroup yang mendukung pembangunan pusat data yang siap mendukung kebutuhan kecerdasan buatan (AI) atau AI-ready data center secara berdaulat di Indonesia.

Sebagai operating company yang fokus pada bisnis data center, NeutraDC menopang dua pilar utama, yakni Sovereign Digital Infrastructure dan Sovereign Intelligence & Impact. Peran itu diwujudkan melalui tiga layanan inti, yaitu penyimpanan data (Neutra Colocation), konektivitas (Neutra Connect), dan komputasi (Neutra Compute).

Direktur Network Telkom Budi Satria Dharma Purba, yang mendampingi Menkomdigi ke booth TelkomGroup, menjelaskan posisi strategis TelkomGroup dalam mendukung perkembangan AI sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia Pasifik.

"Indonesia memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan infrastruktur digital dan AI di kawasan Asia Pasifik. Untuk itu, tentunya TelkomGroup melalui NeutraDC berkomitmen terus memperkuat kesiapan infrastruktur digital, termasuk melalui integrasi jaringan, data center, cloud, dan AI, guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan komputasi yang lebih besar lagi di masa depan. Dengan kesiapan tersebut, Indonesia dapat memperluas perannya dalam ekosistem teknologi global, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan, ujar Budi dalam keterangan resmi.

Sejalan dengan itu, CEO NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin menegaskan bahwa infrastruktur data center nasional memegang peran penting dalam mendukung kemandirian digital Indonesia, terutama di saat kebutuhan terhadap data dan komputasi terus melonjak.

"Kedaulatan digital perlu didukung oleh infrastruktur yang memungkinkan Indonesia mengelola dan mengembangkan kebutuhan digitalnya secara mandiri. Data center menjadi salah satu fondasi penting dalam ekosistem tersebut, termasuk untuk mendukung perkembangan AI. Karena itu, kesiapan infrastruktur, kapasitas komputasi, dan konektivitas perlu terus diperkuat agar Indonesia dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing industri nasional," ujar Rakhmad.

Melalui bisnis data center, NeutraDC turut menopang kebutuhan infrastruktur digital bagi berbagai aktivitas ekonomi, yang menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ekosistem digital nasional di tengah meningkatnya kebutuhan data dan AI.

Salah satu agenda rangkaian acara itu adalah Sovereign Tech Summit 2026 by Telkom Indonesia yang digelar pada Kamis (22/10). Forum tersebut membahas pengembangan infrastruktur digital berdaulat, termasuk bagaimana kesiapan infrastruktur nasional dapat mendukung pemanfaatan data dan AI serta kebutuhan dunia usaha.

Dengan partisipasinya di Bali Tech Week 2026 bersama TelkomGroup, NeutraDC menegaskan perannya dalam ekosistem teknologi digital nasional melalui pengembangan infrastruktur data center yang mendukung kebutuhan data dan AI, sekaligus memperkuat fondasi digital Indonesia dan mendorong kemandirian teknologi di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

More from the newsroom

ANTARA News Oct 26, 2026 · 09:03

Dari Surabaya hingga Manado: Telkom Angkat 'Monopoli' Jakarta-Batam sebagai Pusat Pertumbuhan Infrastruktur AI

CNBC Indonesia Oct 26, 2026 · 09:03

Kemenko Perekonomian Potong Kue AI Rp 7.202 Triliun: Empat Prioritas dari Tambahan 70 GW Listrik hingga 9 Juta Talenta Digital

CNN Indonesia Oct 26, 2026 · 09:02

Kebutuhan Listrik Pusat Data RI Capai 20 GW, Pemerintah Bidik Batam-Karimun-Bintan Jadi Hub Baru

KOMPAS Oct 26, 2026 · 09:04

Di Balik Gemuruh 5G, Layanan 2G Masih Memegangi Spektrum 900 MHz yang Diidamkan Operator